Beranda

HOREEE! SD Fransiskus 2 Juara 1 Nasional!

🏆 HOREEE! KITA JUARA 1 NASIONAL! 🎉✨

DANCOW Indonesia Cerdas Season 2

Halo Teman-Teman SD Fransiskus 2! Ada kabar super keren dan membanggakan nih! 🥳

Selamat kepada tiga sahabat hebat kita:

  • ⭐ Nicho (Nicholas Anggarahardja)
  • ⭐ Jeselyne (Jeselyne Charissa Abuyamin)
  • ⭐ Bagas (Bagas Arka Saksono)

Mereka berhasil mengalahkan ribuan peserta dan resmi menjadi Juara 1 Nasional DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 di Jakarta! 🥇🇮🇩

💥 Kuis Raksasa Se-Indonesia!

Kalian tahu tidak? Lomba ini seru banget dan diikuti oleh 192.000 anak SD dari 40 kota di Indonesia! 😱

Tim sekolah kita berhasil melewati berbagai tantangan seru:

  • 🏫 Seleksi tingkat sekolah
  • 🏆 Juara 1 Tingkat Provinsi Lampung
  • 📺 Grand Final Nasional di Mentari TV

Di babak Grand Final yang menegangkan, tim kita bermain di babak "Berpacu dalam Waktu" dan "Langkah Kemenangan". Hasilnya? Mereka mengumpulkan total 2.800 poin! WAW! 🚀🔥

💬 Apa Rahasia Kemenangan Mereka?

Kata Nicho, Jeselyne, dan Bagas, kuncinya sederhana:

  1. 📖 Latihan teratur & konsisten
  2. 🤝 Saling mendukung dan kerja sama tim
  3. 💪 Tidak gampang menyerah!
"Dari awal kompetisi, kami banyak belajar, berlatih, dan saling menyemangati. Saat diumumkan sebagai Juara Nasional, kami senang dan bangga sekali!"
– Nicho 🎤✨
"Jangan cuma jadi anak yang hebat di atas panggung, tapi jadilah anak yang hebat dalam kehidupan dan selalu menghargai orang lain."
– Pesan Suster M. Paulis FSGM (Kepala Sekolah) ❤️

🥳 Pesta Perayaan Juara! 🎈

Prestasi luar biasa ini dirayakan bersama di sekolah pada Kamis, 24 September 2026!

Acara perayaan dihadiri langsung oleh Ibu Hj. Eka Afriana, S.Pd (mewakili Wali Kota Bandar Lampung) yang memberikan penghargaan khusus untuk para juara kita! 👏✨

Terima kasih untuk Bapak/Ibu Guru, Orang Tua, serta Teman-Teman semua yang sudah mendoakan dan mendukung!

Morning Prayer

 

Morning Prayer - SD Fransiskus 2 - Oct 14, 2026

MORNING PRAYER & WORSHIP

SD Fransiskus 2 Pahoman - Rawalaut

Wednesday, October 14, 2026 | Wednesday of the 28th Week in Ordinary Time

Gospel: Luke 11:42-46 Theme: Be Good Inside and Outside

1. MUSIC & MINDFULNESS (2 Minutes)

Play soft instrumental music: Taizé - Jesus Remember Me / Morning Light Piano. Children sit quietly, eyes closed.

Guide (read slowly & softly):
Good morning, my lovely children.
Let's sit nicely. Close your eyes. Put your right hand on your heart.
Take a deep breath in... and breathe out slowly...
One more time... breathe in God's love... and breathe out all your worries.
God is inside your heart. God sees your inside, not only your outside.
[Silence 30 seconds - music only]

2. OPENING RITE

Leader: In the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit.
All: Amen.

Leader: Good morning, children of God! Jesus is here with us today to teach us how to have a beautiful heart.

3. OPENING PRAYER

All pray together:
Lord Jesus, thank You for this new morning.
Thank You for our life, our family, and our school.
Today, You will teach us to be good not only outside, but also inside.
Open our ears and our hearts to hear Your Word.
Amen.

4. GOSPEL READING - Luke 11:42-46

Source: Kalender Liturgi 2026 - imankatolik.or.id & katolik.org - Iman Katolik

Leader: A reading from the Holy Gospel according to Luke.

Jesus said: “But woe to you Pharisees! For you tithe mint and rue and herbs of all kinds, and neglect justice and the love of God; it is these you ought to have practiced, without neglecting the others.

Woe to you Pharisees! For you love to have the seat of honor in the synagogues and to be greeted with respect in the marketplaces.

Woe to you! For you are like unmarked graves, and people walk over them without realizing it.”

One of the lawyers answered him, “Teacher, when you say these things, you insult us too.”
And he said, “Woe also to you lawyers! For you load people with burdens hard to bear, and you yourselves do not lift a finger to ease them.”

Leader: The Gospel of the Lord.
All: Praise to You, Lord Jesus Christ.

5. SHORT REFLECTION

My dear children of Fransiskus 2,

In today's Gospel, Jesus meets people called Pharisees and lawyers. From the outside, they look perfect. Their clothes are clean. They pray a lot. They always want the best chair. But Jesus says their inside is empty.

It is like a beautiful gift box. Outside it is shiny with ribbon, but inside it is empty! Jesus does not want that.

What does Jesus want? 3 things:
1. Justice - Be fair. Don't cheat when you play. Share equally.
2. Love of God - Pray from your heart, not just moving your lips.
3. Helping Heart - Don't give heavy work to your friends while you just watch. Help together.

According to Katolik.org, God does not look at how good we look, but how good our heart is.

Today's Mission: Clean uniform outside AND kind heart inside.

6. GENERAL INTERCESSIONS (Read by Leader Only)

Leader reads all intentions, children pray in silence in their hearts.

Let us bring our prayers to God, who sees our hearts.

1. For our Holy Church, our Pope, priests, Sr. M. Paulis FSGM and all our teachers, that they may always teach us with patience and sincere love. Lord, hear our prayer.

2. For our parents and families at home, who work hard for us every day, may God give them health and joy. Lord, hear our prayer.

3. For our friends who are sick, sad, or having difficulties today, that we may have the courage to help and comfort them, not just watch them. Lord, hear our prayer.

4. For all of us students of SD Fransiskus 2, that we may not only look good outside, but also have a heart that is fair, loving, and helpful like Jesus. Lord, hear our prayer.

We ask all this through Christ our Lord. Amen.

7. CLOSING

Leader: Let us pray together the prayer Jesus taught us.
All: Our Father, who art in heaven, hallowed be Thy name... Amen.

Leader: May the Lord bless us, keep our hearts clean, and make us children who are good inside and outside. In the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit.
All: Amen.

Leader: Have a beautiful and kind-hearted day!
All: Thank you, Jesus!

MPLS Ramah 2026

MPLS RAMAH 2026 SD Fransiskus 2

🌱 MPLS RAMAH 2026 di SD Fransiskus 2 Rawalaut

Memasuki tahun pelajaran baru 2026/2027, SD Fransiskus 2 Rawalaut menyelenggarakan MPLS RAMAH selama 5 hari penuh. Program ini dirancang untuk membantu anak-anak mengenal lingkungan sekolah, beradaptasi dengan suasana belajar, serta menumbuhkan semangat kebersamaan sejak hari pertama.

Hari demi hari, kegiatan MPLS diisi dengan aktivitas yang menyenangkan: permainan edukatif, pengenalan guru dan teman baru, latihan disiplin, serta penampilan seni dan olahraga. Anak-anak diajak bergerak, bernyanyi, dan berkreasi bersama, sehingga suasana sekolah terasa hidup meski baru saja dimulai tahun ajaran.

Pada hari kelima, suasana semakin meriah. Anak-anak tampil penuh percaya diri dengan gerakan, nyanyian, dan sorakan yang menggema di aula sekolah. Guru dan orang tua ikut mendukung, menciptakan atmosfer hangat yang membuat anak-anak merasa diterima dan siap belajar. Senyum ceria, tepuk tangan meriah, dan semangat yang terpancar menjadi bukti bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan, melainkan pengalaman berharga yang membentuk karakter.

Penutupan MPLS ditandai dengan doa syukur dan makan bersama antara anak-anak, guru, dan orang tua. Momen sederhana ini menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan, bahwa sekolah adalah rumah kedua tempat anak-anak bertumbuh dalam kasih dan semangat belajar.

🎥 Dokumentasi Video Hari Kelima

Saksikan video di atas untuk merasakan kembali semangat anak-anak dalam MPLS RAMAH 2026. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menapaki perjalanan belajar sepanjang tahun pelajaran baru.

MPLS

MPLS Hari I (Pertama)

MPLS Hari II (Kedua)

MPLS Hari III (Ketiga)

MPLS Hari IV (Keempat)



MPLS  Hari V (Kelima)

Bangga! 3 Siswa SD Fransiskus Pahoman Melaju ke Ajang Nasional Dancow Indonesia Cerdas Season 2

 


Halo teman-teman!

Ada kabar membanggakan dari sekolah kita ❤️

Tiga teman kita dari SD Fransiskus Pahoman Lampung berhasil melaju ke ajang kompetisi pendidikan tingkat nasional Dancow Indonesia Cerdas Season 2. Ini bukan hanya prestasi mereka, tapi juga kebanggaan kita bersama sebagai keluarga besar SD Fransiskus Pahoman.

Di balik senyum dan bunga yang mereka pegang, ada cerita tentang latihan, doa, semangat, dan perjuangan keras yang tidak mudah. Mereka sudah membawa nama baik sekolah, Lampung, bahkan Indonesia. Sekarang giliran kita untuk mendukung mereka sampai garis akhir!

Mengapa Kita Harus Saling Mendukung? Karena teman yang berjuang di tingkat nasional adalah cerminan kita semua. Prestasi mereka adalah prestasi sekolah kita. Nama baik mereka adalah nama baik kita.

Dengan mendukung, kita menunjukkan bahwa SD Fransiskus Pahoman adalah sekolah yang solid, saling menguatkan, dan CAKAP: Cerdas, Unggul, dan Berkarakter.

Ayo Dukung Jadi "SEKOLAH TERFAVORIT" Dukungan kita sangat berarti untuk mengantarkan mereka dan sekolah kita meraih gelar Sekolah Terfavorit Dancow Indonesia Cerdas Season 2.

Cara Memberikan Dukungan:

Akses: www.akudankau.co.id/indonesia-cerdas atau scan QR Code pada poster Klik: "Beri Dukungan" Cari: Ketik "SD Fransiskus Pahoman" Kirim: Selesai! Catatan: 1 hari bisa dukung 2 kali ya Jangan Lupa Saksikan Juga! Tayangan Dancow Indonesia Cerdas Season 2 Setiap Sabtu & Minggu | Pukul 14.30 - 15.00 WIB Di INDOSIAR, Vidio, dan YouTube

Mari kita buktikan bahwa dukungan dan doa terbaik kita mampu mengantarkan teman-teman kita meraih prestasi tertinggi.

BERSAMA KITA BISA! Mari dukung SD Fransiskus Pahoman Lampung mengharumkan nama sekolah, Lampung, dan Indonesia!

Terima kasih atas dukungan dan doa terbaiknya 🙏 #SDFransiskusPahoman #DancowIndonesiaCerdas #SekolahTerfavorit #BanggaFransiskus #BersamaKitaBisa

Kenangan Terindah di penghujung SDku

 

Wah, akhirnya tiba juga hari yang ditunggu-tunggu! Hari kelulusan kelas 6. Semua teman datang dengan wajah ceria, ada yang senyum lebar, ada juga yang masih deg-degan. Rasanya campur aduk: senang, bangga, tapi juga sedikit sedih karena sebentar lagi harus berpisah.

Saat pengumuman dibacakan, suasana jadi heboh. Nama-nama dipanggil satu per satu, dan semua anak tersenyum lega. Enam tahun belajar, bermain, dan berjuang bersama akhirnya terbayar. Kita semua berhasil lulus! Horeee! 🎊

Setelah itu, guru-guru memberi pesan. Katanya, jangan pernah berhenti belajar, tetap rendah hati, dan selalu jadi anak baik di mana pun berada. Pesan sederhana, tapi terasa dalam banget. Seperti bekal yang akan kita bawa ke SMP nanti.

Lalu ada momen mengenang masa-masa di sekolah. Dari lomba, belajar kelompok, sampai cerita lucu di kelas. Semua kenangan itu bikin kita sadar, sekolah bukan cuma tempat belajar, tapi juga rumah kedua yang penuh tawa dan persahabatan.

Kita pun menyanyikan lagu perpisahan. Ada yang matanya berkaca-kaca, ada yang tertawa sambil melambaikan tangan. Rasanya hangat sekali. Walau sedih berpisah, kita tahu ini bukan akhir, tapi awal perjalanan baru.

Acara ditutup dengan doa dan harapan. Kita berjanji akan membawa semangat Fransiskus ke jenjang berikutnya. Dengan hati gembira, kita melangkah ke masa depan, sambil tetap mengingat sekolah yang sudah jadi bagian dari hidup kita.

Tiada kata-kata lengkap yang bisa menggambarkan suasana yang penuh kenangan itu !
Video Pelepasan, perpisahan dan serah terima  di bawah ini :



“Kita memang berpisah dari kelas, tapi tidak pernah berpisah dari kenangan. Selamat jalan, sahabat kelas 6 — masa depan menunggu kita dengan senyum lebar.”

Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Kita sudah melewati enam tahun penuh cerita, tawa, dan perjuangan. Semua kenangan di SD Fransiskus 2 akan selalu jadi bagian dari diri kita, seperti cahaya kecil yang terus menyala di hati.

Saat melangkah ke jenjang berikutnya, mari kita bawa semangat belajar, persahabatan, dan nilai-nilai baik yang sudah ditanamkan guru-guru. Jangan takut menghadapi tantangan, karena kita sudah terbiasa berjuang bersama. Ingat, setiap langkah kecil hari ini akan menjadi pijakan besar untuk masa depan.
Selamat jalan, sahabat kelas 6! Teruslah bermimpi, berusaha, dan percaya pada diri sendiri. Dunia menunggu senyum dan karya kita. Dan meski kita berpisah dari kelas, kita tidak pernah berpisah dari kenangan indah yang akan selalu mengikat kita sebagai satu keluarga Fransiskus.

 

Transformasi Karakter Peserta Didik

Sebuah Catatan Guru

"Bagaimana karakter anak dibentuk di ruang kelas?" Pertanyaan ini menjadi titik awal refleksi saya sebagai guru. Dalam catatan ini, saya ingin berbagi pengamatan, tantangan, dan strategi sederhana yang dapat membantu peserta didik tumbuh tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam nilai dan sikap.

“Saya tidak mengenali anak saya lagi!” ucap seorang ibu saat pembagian rapor. Saya tertegun, bertanya-tanya apa maksudnya.

Ibu itu melanjutkan, “Biasanya anak saya cuek dengan rapor, tapi hari ini ia memaksa saya segera berangkat untuk mengambilnya.”

Saya sempat bingung, lalu meminta penjelasan. Dengan senyum, sang ibu mulai bercerita panjang tentang perubahan anaknya.

Syukurlah, perubahan itu ke arah yang lebih baik. Ia kini bersemangat berangkat sekolah, mandiri menyiapkan buku, bahkan membantu adiknya belajar.

Anak itu, sebut saja Frans, dulu sering dianggap “caper” oleh teman-temannya karena suka bicara nyeleneh di kelas. Ia juga malas belajar dan sering mendapat nilai buruk.

Namun sejak belajar di kelas saya, ada hal menarik darinya. Perkataan-perkataan absurdnya ternyata lahir dari rasa ingin tahu yang besar dan informasi yang belum terverifikasi. Pernah ia menyeletuk lantang, “Buat apa sih ngerjain soal banyak begini? Sekolah ini kan scam.”

Saya tidak marah. Saya tahu ia meniru ucapan seorang influencer, Timothy Ronald. Alih-alih menegur, saya menjelaskan sejarah pendidikan modern. Ternyata Frans dan teman-temannya antusias mendengarkan, seolah mendapat pencerahan baru.

Sejak itu, saya membuat sesi tanya jawab setiap Jumat. Pertanyaan mengalir deras, termasuk dari Frans. Saya senang melihat mereka kritis dan tajam mengamati fenomena sekitar.

Hasilnya luar biasa: semangat belajar meningkat, nilai rata-rata kelas naik. Frans yang dulu membuat ibunya kesal, kini berubah menjadi anak yang bertanggung jawab dan rajin.

Apa rahasianya? Anak-anak ternyata butuh didengar. Mereka ingin telinga kita terbuka untuk pertanyaan dan keluh kesahnya. Di akhir sesi, saya selalu memberi pesan singkat:

“Hari ini ilmu kalian bertambah. Tapi tidak ada gunanya jika semakin tahu, namun tidak berubah lebih baik. Esok harus lebih baik dari hari ini. Ilmu yang kalian pelajari seharusnya membentuk pribadi yang lebih baik.”

Saya juga menambahkan, “Jika gurumu mau mendengarkanmu, maka kamu pun dengarkanlah nasehat orangtua dan guru. Mereka selalu ingin yang terbaik bagi kalian.”

Kembali ke hari pembagian rapor. Frans dan ibunya menerimanya dengan bangga. Sang ibu tersenyum manis, bukan lagi mengomel.

Frans berkata, “Terima kasih Pak, sudah mau mendengarkan saya. Walau jawaban saya sering salah, Bapak tetap memberi kesempatan. Kata-kata Bapak selalu jadi motivasi.”

Saya menjawab, “Kamulah yang berhasil mengubah dirimu sendiri. Tanpa niatmu, perubahan itu tidak mungkin terjadi.”

Itulah kisah berkesan bagi saya:

  • Saat mendengarkan, ruang kelas menjadi lebih tenang.

  • Saat memahami, lahirlah perubahan.

  • Saat berdialog, terbuka jalan menuju kemajuan pembelajaran.