Kita telah memasuki PAT (Penilaian Akhir Tahun) di ujung semester genap ini. Menjadi langkah yang baik bagi kita, mengawali semua ini dengan berdoa bersama.
Beranda
Awal Yang Baik
Mengenal Iklan dalam Bahasa Indonesia
Halo, selamat datang kembali di blog kami. Kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana cara mengenalkan iklan-iklan yang kreatif kepada anak-anak. Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa iklan? Bukankah iklan itu hanya untuk menjual produk atau jasa? Tidak selalu begitu. Iklan juga bisa menjadi media belajar dan hiburan yang menarik bagi anak-anak, asalkan dipilih dengan baik dan sesuai dengan usia mereka.
Iklan yang baik dan berkualitas dibuat dengan persiapan dan proses yang teliti. Mulai dari menentukan tujuan, sasaran, pesan, hingga cara penyampaian yang efektif dan menarik. Iklan juga bisa menggunakan berbagai macam teknik, seperti humor, animasi, musik, atau cerita. Dengan demikian, iklan tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai karya seni yang bisa dinikmati dan diapresiasi.
Berbagai jenis iklan baik yang layanan atau kemersial juga sedikit banyak sebagai informasi yang layak dikenali mereka. Misalnya, iklan tentang pentingnya menjaga kebersihan, menghemat air, atau menjaga lingkungan. Iklan-iklan ini bisa membantu anak-anak memahami nilai-nilai positif dan tanggung jawab sosial. Atau iklan tentang produk-produk baru yang mungkin belum pernah mereka lihat atau coba sebelumnya. Iklan-iklan ini bisa membuka wawasan dan rasa penasaran anak-anak terhadap dunia di sekitar mereka.
Namun, tentu saja tidak semua iklan cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua atau pengasuh dalam memilih iklan yang kreatif untuk anak-anak, yaitu:
- Sesuaikan dengan usia dan minat anak-anak. Pilihlah iklan yang sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuan kognitif anak-anak. Misalnya, untuk anak usia dini, pilihlah iklan yang menggunakan gambar-gambar lucu, warna-warna cerah, atau lagu-lagu yang mudah dihafal. Untuk anak usia sekolah dasar, pilihlah iklan yang menggunakan humor, cerita, atau fakta-fakta menarik yang bisa merangsang imajinasi dan kreativitas mereka.
- Perhatikan isi dan pesan iklan. Pilihlah iklan yang memiliki isi dan pesan yang positif, edukatif, atau inspiratif bagi anak-anak. Hindari iklan yang mengandung unsur kekerasan, seksualitas, diskriminasi, atau hal-hal negatif lainnya yang bisa berdampak buruk pada perkembangan psikologis dan moral anak-anak.
- Batasi durasi dan frekuensi menonton iklan. Jangan biarkan anak-anak menonton iklan terlalu lama atau terlalu sering. Berikan waktu istirahat atau aktivitas lain yang lebih bermanfaat bagi mereka. Juga jangan lupa untuk memberikan penjelasan atau bimbingan kepada anak-anak tentang apa yang mereka lihat atau dengar dari iklan. Ajaklah mereka berdiskusi atau bertanya tentang iklan tersebut. Dengan begitu, Anda bisa membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.
Demikianlah tips dari saya tentang cara mengenalkan iklan-iklan yang kreatif kepada anak-anak. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Salam Merdeka Belajar ( HARDIKNAS 2023 )
Hari Pendidikan Nasional adalah hari yang penting bagi kita semua. Pada hari ini, kita mengenang jasa-jasa para pahlawan pendidikan yang telah berjuang untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di tanah air. Pada hari ini juga, kita merenungkan apa yang telah kita capai dan apa yang masih perlu kita lakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Pendidikan juga adalah sarana untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara yang adil, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk memberikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa.
Salah satu upaya pemerintah adalah dengan meluncurkan program Merdeka Belajar. Program ini bertujuan untuk memberikan kebebasan dan kewenangan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan masing-masing. Program ini juga mengharapkan adanya kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Anak-anakku yang tercinta,
Kalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan pendidikan. Kalian adalah generasi yang hidup di era digital yang penuh dengan tantangan dan peluang. Kalian adalah generasi yang harus siap menghadapi perubahan yang cepat dan dinamis.
Untuk itu, kalian harus terus belajar dengan tekun, semangat, dan kritis. Kalian harus terus mengasah kemampuan kalian dalam berpikir, berkreasi, dan berinovasi. Kalian harus terus membuka diri untuk belajar dari berbagai sumber, baik di dalam maupun di luar sekolah. Kalian harus terus bersikap positif, toleran, dan kolaboratif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Saya percaya bahwa kalian semua memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi insan-insan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia. Saya juga percaya bahwa kalian semua dapat mewujudkan mimpi-mimpi kalian dengan usaha yang keras dan doa yang tulus.
Oleh karena itu, mari kita rayakan Hari Pendidikan Nasional dengan semangat Merdeka Belajar. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang maju dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Mari kita banggakan nama Indonesia di kancah internasional.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2023!
Salam Merdeka Belajar,
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Admin's'free translation
Bakti Sosial
Menjadi waktu yang istimewa bagi kedua warga sekolah ketika Jumat, 14 April 2023 anak-anak berkesempatan beracara bersama, berdinamika dalam satu ruangan bersama teman-teman baru. Anak-anak SD Fransiskus 2 dengan SLB Pelita Kasih dalam kekeluargaan dan keakraban menyelenggarakan temu gembira di dalam aula SD Fransiskus 2 dipandu Bapak Lukas Prastowo didampingi para guru dari kedua sekolah juga beberapa orang tua murid.
Jam 07.30 pagi beberapa anak para wakil dari kelas 1-6 bersama orang tuanya menjemput teman-teman SLB Pelita Kasih, dan teman-teman SLB sudah bersiap menunggu untuk berangkat ke Sekolah Fransiskus. Terpancar kegembiraan yang luar biasa akan dapat bertemu dengan banyak teman baru. Kegiatan bersama teman-remain SLB Pelita Kasih langsung dimulai setibanya mereka disana dengan dibuka dengan singkat oleh kepala sekolah SD Fransiskus 2, Sr.M.Elfrida FSGM yang dilanjutkan menyanyi bersama beberapa anak-anak yang baru datang diikuti beberapa orang tua murid.
Kegembiraan dan semangat kekeluargaan yang dirasakan oleh anak-anak dari SD Fransiskus 2 dan SLB-C Pelita Kasih menjadi hadiah terindah bagi hari yang spesial ini.
SLB adalah singkatan dari Sekolah Luar Biasa, yaitu sekolah yang khusus untuk anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Ada enam jenis SLB di Indonesia, yaitu SLB-A untuk penyandang tuna netra, SLB-B untuk penyandang tuna rungu, SLB-C untuk penyandang tuna grahita, SLB-D untuk penyandang tuna laras, SLB-E untuk penyandang tuna ganda, dan SLB-F untuk penyandang tuna daksa.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1,6 juta. Namun, baru 18 persen yang mendapatkan layanan pendidikan inklusi. Dari 18 persen tersebut, terdapat 115.000 anak bersekolah di SLB dan 299.000 lainnya bersekolah di sekolah reguler pelaksana sekolah inklusi.
Saat ini, ada sekitar total 2.200 SLB (SD-SMA) di seluruh Indonesia23. Beberapa SLB negeri di Indonesia juga bakal menjadi lembaga sertifikasi profesi penyandang disabilitas.
Selamat Buat Prestasi Teman-Teman Kita
Mengikuti kompetisi atau lomba-lomba merupakan bagian dari proses belajar yang tidak terpisahkan. Terlepas dari sebatas untuk sebuah kata menang dan kalah, proporsi yang layak sebuah lomba atau kompetisi baik itu sebuah ajang dalam lingkup kecil antar teman hingga antar daerah atau skala nasional dan internasional dapat memberikan hal baik untuk anak-anak
Menurut beberapa sumber, ada banyak manfaat kompetisi bagi anak, antara lain:
Menguji batas kemampuan anak dan terpacu untuk jadi lebih baik lagi.
Belajar pentingnya kerja keras, ketekunan dan sportivitas.
Belajar mengenali diri sendiri, menghadapi emosi negatif dan meningkatkan harga diri2
Memperkuat ikatan anak dan orang tua serta belajar tentang hubungan sosial.
Menjadi kreatif dan inovatif dalam belajar maupun berkarya.
Kompetisi yang sehat dapat membantu anak mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan saat dewasa nanti, seperti mengambil keputusan, membangun empati dan sikap tidak mudah pantang menyerah.
Jika anak tidak menang dalam lomba, kita dapat membantu anak menghadapi rasa kecewa dengan cara-cara berikut:
Tetap memberi apresiasi bagi anak karena ia sudah berjuang dan berpartisipasi.
Jika anak merasa sedih atau mengucapkan dirinya kurang berhasil, terima perasaan anak. Kemudian sampaikan perilaku atau usaha anak secara spesifik yang dapat kita apresiasi.
Beri pemahaman bahwa menang atau kalah, namun di luar tempat lomba anak dapat kembali lagi berteman seperti biasa.
Arahkan untuk berlomba dalam tim, sebab dapat memudahkan anak mengatasi kekalahan, juga kemenangan.
Pilih permainan dan lomba yang tepat dan sesuai umur.
Saat kalah, rasa marah harus keluar. Siapa yang kalah boleh mengeluarkan kekesalan dan menunjukkannya.
Jangan biarkan anak-anak menang dengan mudah, karena anak-anak juga harus belajar bersaing dengan lawan sepadan dan merasakan kekalahan
Jelaskan penyebab kekalahan apabila anak ingin tahu mengapa anak lain lebih baik dari dirinya sehingga menang
Ajarkan pada anak untuk tidak menertawakan orang yang kalah ketika ia menang
Orang tua juga perlu mengajarkan anak untuk bersikap rendah hati dan memberi semangat untuk teman yang kalah. Selain itu, orang tua juga perlu memulai mengajarkan anak untuk mengelola rasa kecewa sejak dini, sebelum usia 3 tahun 4 dst. Hal ini dapat membantu anak mengembangkan mentalitas yang lebih baik saat menghadapi tantangan di masa depan
https://www.haibunda.com/haibunda-squad/20220714171351-203-278957/anak-kalah-lomba-yuk-ajarkan-mengelola-rasa-kecewa-ala-mona-ratuliu
PERAYAAN PASKAH 2023 - SD FRANSISKUS 2 - 11 APRIL 2023
Halo, ini Bing. Menurut hasil pencarian saya, ada beberapa manfaat perayaan buat anak-anak baik itu hari nasional atau hari besar agama dengan berbagai kegiatan kreatif maupun doa bersama. Beberapa manfaatnya adalah:
- Mengajarkan anak berbagi dengan teman-teman sebaya12
- Lebih simpel dan tidak perlu sewa tempat2
- Belajar bersosialisasi dan menambah kedekatan dengan teman-teman sekolah23
- Menjadi momen pengingat akan perjuangan bangsa Indonesia dan mengembangkan rasa nasionalisme345
- Menstimulasi kepercayaan diri, kerjasama, saling berbagi, dan menantang diri sendiri1
Semoga jawaban saya bermanfaat. Apakah ada pertanyaan lain yang ingin Anda tanyakan? 😊



.jpeg)
.jpeg)


